depresi

blood with a cutter

Pedang

“Aku menginginkan pedang itu” ujarnya sambil menunjuk sebuah pedang indah yang memiliki tsuka[1] berwarna coklat emas serta tsuka ito[2] berwarna biru. Tak hanya itu, ukiran kanji di sepanjang bilah pedang menambah kesan mewah yang memang sudah terpancarkan. Ketika akhirnya ia mendapatkan pedang itu, senyum sumringah terukir di wajahnya. Menandakan betapa bahagianya ia telah mendapatkan pedang …

Pedang Read More »

Distimia

Saat ini sambil mengunyah kebab ukuran ekstra besar seharga enam belas ribu yang kubeli di dekat tempatku setengah jam yang lalu, aku memikirkan tentang apa yang akan aku tulis. Seketika itu pula lah aku mengingat obrolanku bersama seorang psikolog beberapa bulan yang lalu mengenai distimia. Pada awalnya, selama ini aku menyangka bahwa aku menderita depresi. …

Distimia Read More »

Mengapa Manusia Modern Lebih Rentan Depresi?

Kesedihan merupakan reaksi yang amat wajar dalam kehidupan. Seringkali kita merasa gagal dalam hidup, bahkan hingga merasa deprsi dan sering tersirat dalam pikiran untuk bunuh diri. Apa reaksi pertama anda jika ada orang terdekat anda mengatakan bahwa mereka mengalami gejala bahkan mengindap depresi? Jika saya, maka saya akan menyarankan mereka untuk mencari bantuan profesinal. Kenapa? …

Mengapa Manusia Modern Lebih Rentan Depresi? Read More »