Kebahagiaan Natal

Kupandangi lagi foto yang berbingkai kayu yang terletak di samping nakas itu.

Perlahan, memori itu berputar kembali di dalam kepalaku seperti sedang menonton sebuah film.

Film yang bahagia? Ya. Aku tidak begitu mengerti apa arti bahagia itu sesungguhnya. Karena aku tahu bahwa kebahagiaan tiap orang pastilah berbeda.

Yang aku tahu, di hari Natal ini, aku sedang memandangi wajahmu yang menyunggingkan senyum. Kau terlihat sangat bahagia. Setidaknya barangkali itu yang kau rasakan.

Kau yang sedang berpose di anak tangga bersama ketiga adik dan kedua orangtuamu. Kalian yang serempak mengenakan baju hitam putih bertuliskan “selamat Natal semuanya!” Dan bergambar kereta terbang.

Aku bahagia melihatmu yang bahagia. Setidaknya itu yang ada di benakku. Meskipun pada akhirnya aku menyadari bahwa aku hanya iri melihat kebersamaan kalian. Kau yang memiliki saudara yang saling menyayangi serta orangtua yang harmonis.

Bukam sebuah keluarga yang saling melemparkan caci maki satu dengan yang lain.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *